Notes.
A non-linear collection of technical debt, creative outbursts, and caffeine-induced revelations. Sharp edges only.
What is Mudik anyway?
Mudik itu sakral buatku.
Mudik tidak hanya perihal pulang ke rumah dari lama nya merantau.
Tidak sekedar menjalin silaturahmi dengan keluarga, teman, ataupun kerabat dekat.
Namun mudik adalah momentum untuk retrospektif.
Menelisik kembali apa yg sudah dilalui.
Mengingat lagi darimana kita berasal.
Menghargai orang yg percayai kita bahkan sebelum kita jadi apa-apa.
Berterimakasih dengan orang yg membantu dan mendukung kita.
Dan disaat kita di posisi saat ini, memaknai mudik memang dirasa penting.
- Error adalah warna dalam kehidupan.
- Unlike the stomach, the brain doesnt alert you when its empty
- Orang suka iri pencapaian nya tapi tidak pernah iri kepada usaha nya
Thought of the day
"Hal yg kuceritakan itu adalah lukaku yg sudah sembuh. Saat darahku masih bercucuran, aku basuh itu sendiri."

Ngang Ngong Embuh
Ciri orang yg siap menerima ilmu ketika dia bisa memformulasikan pertanyaan. Kalau dia ga bisa memformulasikan mau dikasih ilmu segimanapun dia ga punya wadah utk menampung ilmu itu. Hargai saja perjalanan dia sama Tuhan.
Terminal Commands to Remember
- > git commit -m "Fixed everything"
- > rm -rf /mental/blocks
- > coffee --brew --strength=max